Dengan tulisan-tulisan diblog ini saya ingin menambah daftar blog yang memberikan mamfaat. Dan mudahan Allah memberikan jalan dan kemudahan untuk cita-cita mulia saya untuk negara ini. Dan untuk teman-teman atau siapa saja yang mampir atau nyasar ke blog ini yang sekarang sedang mencari pekerjaan dan dan ingin berusaha sendiri kecil-kecilan sekiranya bisa jadi bahan untuk memulai usaha. Semoga bermamfaat. Terima Kasih.
Tuesday, January 5, 2010
Berbagi pemikiran dan ilmu untuk kemakmuran Indonesia
Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang berguna bagi manusia lainnya. Karena itulah saya ingin memberikan sebuah hal kecil yang sekiranya bisa membantu untuk mewujudkan keinginan seseorang untuk maju dan berkarya demi cita-cita dan impian hidupnya. Saya bukan siapa-siapa, saya hanya seorang perkerja biasa dan juga punya keinginan dan cita-cita menjadi pengusaha sukses. Saya juga terus belajar dari siapa dan apa saja, tapi satu hal. Saya peduli ingin melakukan hal yang berguna untuk orang lain, memberikan alternatif usaha dan bekerja untuk orang lain. Banyak pengusaha hebat dan orang pintar di negeri ini tapi jarang sekali saya lihat mereka bagikan ilmunya secara cuma-cuma. Walau kita tahu negeri ini adalah negeri pekerja negeri buruh yang tak akan besar karena pola pikir yang selalu menerima keadaan, takut akan kegagalan. Coba lihat berapa juta orang mati-matian ingin masuk jadi PNS, sampai harus bayar puluhan bahkan ratusan juta. Berapa ribu orang berbondong2 mendatangi job fair. Belum lagi setiap tahunnya bermunculan lulusan baru yang menambah daftar pengangguran. Coba amati produk yang kita pakai sehari-hari, banyak sekali dari produsen yang sama, dari mulai perawatan tubuh sampai makanan bayi dan banyak produk yang lainnya. Kenapa kita tidak bisa memilih barang yang lebih beragam dan harga yang lebih murah. Jawabannya karena kita tidak pernah mencoba membuatnya sendiri, kita hanya membeli. Di negara Asia kebanyakan(kecuali Indonesia) banyak sekali home industri yang memakmurkan rakyatnya, bahkan di China yang namanya mobil,motor,hp sampai komponen pesawat terbang di buat dengan skala rumahan atau home industri. Di Indonesia kebanyakan home industri hanya mampu membuat kerajinan,pengolahan sampah. Untuk mainan anak-anak sampai peniti pakaian saja kita masih impor dari China. Kita mempunyai pangsa pasar yang potensial di negeri sendiri, buatlah sesuatu yang mampu menjadi industri yang besar dari yang kecil. Saudara kita para keturunan Tionghoa lebih banyak yang makmur dari pada pribumi sendiri, karena mereka orang-orang dengan pemikiran tidak mau menerima keadaan begitu saja,pantang menyerah, tidak takut kegagalan. Saya teringat perkataan teman saya " Sebodoh-bodohnya orang keturunan dia masih punya toko, kalau kita pribumi merasa bodoh mengemis saja". Terima dengan keadaan, tidak mau berubah, bermimpi hidup enak, syirik dengan kesuksesan orang lain, itulah ciri-ciri orang gagal.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






No comments:
Post a Comment